|

.::
UNTUKDIRIMUYANGMENANGISDANDITANGISI
::.
Rupanya alam telah berikan jawaban
atas
pertanyaan matahari
kala itu matahari bertanya
seberapa kuat alam
dalam hidup
sekarang alam telah unjuk gigi
dengan mudah ia terbatuk
dan hempaskan
beribu pencinta
dan pembencinya
menuju
dunia yang lain
dengan mudah ia robohkan
kemegahan-kemegahan
yang sering disombongkan
ternyata berjuta bahkan bermilyar manusia
di
muka bumi ini hanyalah titik-titik debu
yang
mudah tersapu dan hilang......
untuk dirimu yang menangis...
semoga jiwamu diberi ketenangan
untuk
melepas apa yang ditangisi
semoga hatimu memahami hikmah dari semua
ini
semoga pikiranmu diterangi berjuta cahaya
agar dapat kau redam awan mendung
yang
menyelimuti hari dan benak akalmu
semoga kau menangis untuk keikhlasan dan
keridhoan agar kau pun memahami apa yang
belum terpahami selama ini
tenangkanlah jiwamu seperti bayi yang tertidur
dalam buaian lengan ibunya
sabarkanlah hatimu layaknya seorang ibu yang
menanti kepulangan anaknya dari berperang
dan teguhkanlah benakmu
layaknya seorang
pemimpin
yang menjaga prajurit-prajuritnya
dari
kekalahan
dan bagimu yang ditangisi....
kini penantian adalah jalanmu
maka biarlah
penantian itu tidak terasa sunyi
biarlah lantunan doa-doa kami
menjadi
pelantun lagu ketenangan di alam sana
dan biarlah ucap kami menjadi kehangatan
agar kau tidak merasa kedinginan di dalam
tanah yang lembab
semoga titik-titik airmata yang kami teteskan
menjadi embun penyejuk
di alam penantian
sana
kami yang berduka atas kepergianmu
akan
selalu berharap agar jiwa-jiwa
yang kini
melayang
akan menemukan jalan penuh
dengan kilau cahaya
menuju kemegahan istana
syurga
kami yang berdoa untuk kepergianmu
berharap
agar roh-roh yang tercabut dari raganya
mendapat pengakuan untuk menduduki kursi
kehormatan di sisi sang maha pengasih
dan kami yang tak mampu menguburkanmu
dengan layak ini
akan selalu meminta kepada
raja
hari agar kalian wahai manusia
pengembara dimensi menapak masa dengan
syurga
sebagai gerbang yang terbuka
dan
menyambut dengan hangat....
sebagian jiwa kalian yang tertinggal dibumi
biarlah kami yang mengurusnya
dan tenanglah
engkau di alam sana....
***
4 November
2006
badanku ada
dikopma tapi
jiwaku, pikiranku entah dimana
POST A COMENT | VIEW COMMENT
|