|
 KapanLagi.com
Image Hosting


|













































































































































































|

.::
PRESTASI
::.
Dalam keseharian, kita sering kali menemukan keluh kesah atau
kekecewaan seorang hamba dalam menjalani hidupnya. Di antaranya
ketika menghadapi permasalahan di dunia kerja, khususnya di
perkantoran.
Di kantor, biasanya terdapat dua posisi atau jabatan yang membedakan
ruang lingkup kerja, yaitu seorang pimpinan dan seorang bawahan.
Kedua posisi ini masing-masing mempunyai ruang lingkup dan karakter
yang berbeda. Sedangkan, kesamaannya adalah keinginan mereka meraih
prestasi.
Untuk meraih prestasi, mereka kadangkala lupa akan adanya masalah
dalam menjalankan tugasnya yang mengakibatkan kegagalan. Kebanyakan
orang menilai sebuah prestasi itu identik dengan hadiah yang nyata,
kekayaan yang berlimpah, ditambah tepukan tangan, serta pujian
manusia. Jadi, saat mereka menemui kegagalan, pastilah amat kecewa
karena mereka merasa sudah bekerja dengan maksimal.
Kadangkala, kita sering terjebak dengan ambisi untuk meraih prestasi
atau jabatan sampai melupakan nilai-nilai keislaman dan keimanan
kita. Akibatnya, kita lupa akan adanya derajat prestasi (pahala) di
mata Allah SWT. Padahal, prestasi di mata Allah melebihi
segala-galanya.
"Barang siapa yang menghendaki keuntungan di
akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya. Dan, barang
siapa yang menghendaki keuntungan di dunia, Kami berikan kepadanya
sebagian darinya (keuntungan dunia). Tapi, dia tidak akan mendapat
bagian di akhirat." (QS Asysyura [42]:
20).
Apalah artinya sebuah prestasi di mata manusia, yang hanya akan
mendapatkan keuntungan di dunia semata yang waktunya hanya sesaat.
Padahal, kalau kita menginginkan prestasi di mata Allah, niscaya
kita akan mendapatkan semuanya, baik dunia maupun akhirat. Karena,
hasil pekerjaan kita akan dilihat Allah SWT dan rasulnya serta akan
dirasakan oleh orang-orang yang beriman.
"Dan, katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah
akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya serta orang-orang
mukmin. Dan, kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui
yang gaib dan yang nyata. Lalu, diberitakan-Nya kepada kamu apa yang
telah kamu kerjakan.'' (QS Attaubah [9]: 105).
Wallahu a'lam bish-shawab.
***
28 April 2008
POST A COMMENT | VIEW COMMENT
|